Pop Art

By Andri

Pop art adalah sebuah pergerakan seni visual yang mulai berkembang di Inggris pada pertengahan 1950an, dan di Amerika Serikat pada akhir 1950an. Istilah pop art sendiri sering dikreditkan kepada seorang kritikus seni/kurator Inggris yang bernama Lawrence Alloway dalam essainya yang berjudul The Arts and The Mass Media. Dicirikan oleh tema dan teknik gambar dari kebudayaan massa populer, seperti komik dan periklanan, pop art seringkali diinterpretasikan secara luas sebagai reaksi atas abstraksionisme yang dominan ketika itu maupun sebagai sebuah ekspansi terhadap seni abstrak tersebut.

Kalangan pop art ini, Andy Warhol, Roy Lichtenstein, dll., ingin “mengembalikan” kesenian atau senirupa ke dalam kehidupan publik sehari-hari. Itulah sebabnya Warhol menjadikan produk rumah tangga, makanan, minuman, merek, bintang film, iklan, dll., sebagai bahan eksplorasi. Lalu, dalam perkembangannya, penggunaan istilah pop dirancukan dengan istilah populer yang berasal dari popular culture, yang mengindikasikan fenomena kebudayaan massa, atau kebudayaan hiburan. Sebuah kondisi masyarakat yang hidup dalam gairah industri dan teknologi produksi yang mengejar kuantitas, jumlah besar. Padahal, gerakan pop art hanyalah kegiatan sekelompok seniman ”serius namun ugal-ugalan”, yang melegitimasikan karya mereka sebagai seni publik.

200 Campbell’s Soup CansWalaupun Andy Warhol bukanlah seniman pertama yang mengadaptasi iklan menjadi sebuah seni, sampai saat ini ia diakui sebagai praktisi pop art terbaik. Dengan karyanya, “200 Campbell’s Soup Cans” (1962) dan “Marylin Monroe Diptych” (1962), Warhol mencoba mengangkat reproduksi mekanis dari status seni murni.

Sama halnya dengan seniman Roy Lichtenstein yang mengadaptasi strip komik di masa mudanya sebagai inspirasi dari karyanya yang menggambarkan action drama sensasional yang dibuat dengan printer dot murah yang diperbesar. Karyanya ini sangatlah sukses.

Pop art didesain berdasarkan masyarakat dan untuk masyarakat, walaupun hanya bisa dibuat oleh orang-orang tertentu. Popularitas pop art kemudian memudar di akhir era 60an setelah munculnya seni abstrak ekspresionis, namun kini pop art sudah mulai diminati lagi dan popularitas dua aliran seni itu kini sangat hebat.

Tags: ,

Leave a Reply